LENSADIALEKTIKA LEBAK — Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Lebak, Agus Rambo dari Fraksi PDI Perjuangan, menyoroti ketidakhadiran sejumlah pejabat eksekutif dalam agenda rapat paripurna DPRD Lebak.
Agus menilai ketidakhadiran sejumlah unsur pemerintah daerah dalam rapat paripurna menjadi perhatian serius. Ia menyebut, dalam agenda tersebut, bukan hanya kepala daerah yang tidak hadir, tetapi juga sejumlah kepala dinas, camat, hingga kepala puskesmas.
”Pak Bupati juga, kalau sibuk ya sibuk. Kami juga merasa tidak dihargai. Harusnya kepala daerah atau wakil kepala daerah hadir. Apa pun alasannya, ini momen sakral, paripurna ini harus dihadiri oleh kedua belah pihak, eksekutif dan legislatif,” ujar Agus. setelah di wawancarai pada Senin (28/09/2026)
Menurutnya, rapat paripurna merupakan salah satu agenda penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang mempertemukan unsur eksekutif dan legislatif.
Ia juga mempertanyakan ketidakhadiran sejumlah pejabat di tingkat perangkat daerah dan kewilayahan.
”Ini kepala puskesmas tidak ada, camat kebanyakan tidak ada. Kepala-kepala dinas juga kebanyakan tidak ada. Ini pemerintah Kabupaten Lebak mau seperti apa?” katanya.
Agus mengaku kondisi tersebut membuat dirinya mempertanyakan keseriusan jajaran pemerintah daerah dalam menghadiri agenda resmi DPRD.
”Ada apa ini? Separuh-separuh semuanya. Ini sangat memalukan,” ucapnya.
Meski demikian, alasan ketidakhadiran Bupati Lebak, Wakil Bupati, serta pejabat lainnya dalam rapat paripurna tersebut belum dijelaskan dalam pernyataan Agus. Konfirmasi dari pihak Pemerintah Kabupaten Lebak diperlukan untuk mengetahui alasan dan jumlah pejabat yang tidak hadir. (Budi Purnama).

