HomeDPRDGangguan Air Bayah Selesai, DPRD Lebak Minta PDAM Perkuat Pelayanan

Gangguan Air Bayah Selesai, DPRD Lebak Minta PDAM Perkuat Pelayanan

Caption:  Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Muammar Adi Prasetya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah.

LENSADIALEKTIKA LEBAK – Gangguan distribusi air bersih di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, dipastikan telah tertangani setelah perbaikan pompa intake PDAM Tirta Kalimaya selesai dilakukan. Namun, rencana penyaluran air bersih untuk mendukung kebutuhan Sekolah Rakyat di Kecamatan Malingping masih belum direalisasikan.

Direktur Utama PDAM Tirta Kalimaya Lebak, Ni’matullah, mengatakan gangguan pasokan air yang sebelumnya dikeluhkan warga terjadi akibat masalah pada pompa pengambilan air baku. Perbaikan telah dilakukan hingga pelayanan kembali normal.

“Alhamdulillah, sudah ditangani Selasa malam. Sekarang sudah kembali normal,” ujar Ni’matullah saat memberikan klarifikasi terkait persoalan pelayanan air bersih di wilayah Lebak Selatan.

Gangguan tersebut sebelumnya mencuat dalam forum paripurna DPRD Kabupaten Lebak setelah anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Muammar Adi Prasetya, menyampaikan interupsi mengenai keluhan masyarakat.

Muammar mengungkapkan, gangguan distribusi air sempat membuat warga Desa Bayah Barat dan sekitarnya kesulitan memperoleh air bersih selama beberapa hari. Sebagian warga bahkan terpaksa memanfaatkan air sungai untuk mandi dan mencuci.

Ia meminta PDAM mengevaluasi sistem pelayanan serta menyiapkan langkah antisipasi agar kerusakan pompa tidak kembali menyebabkan distribusi air terhenti dalam waktu lama.

Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus menjadi perhatian serius, terutama di wilayah yang bergantung pada jaringan pelayanan PDAM.

Selain gangguan pelayanan di Bayah, kebutuhan air bersih untuk Sekolah Rakyat di Kecamatan Malingping juga menjadi perhatian.

Ni’matullah menjelaskan, distribusi air melalui jaringan PDAM untuk fasilitas tersebut masih sebatas rencana. Hingga saat ini, penyalurannya belum direalisasikan.

PDAM Lebak menyatakan akan mengupayakan langkah yang diperlukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih bagi fasilitas pendidikan tersebut.

Meski gangguan di Bayah telah dinyatakan tertangani, keandalan pelayanan tetap menjadi pekerjaan penting bagi PDAM, termasuk kesiapan peralatan dan langkah penanganan ketika terjadi kerusakan.

Di sisi lain, rencana pasokan air untuk Sekolah Rakyat membutuhkan tindak lanjut agar kebutuhan air bersih dapat terpenuhi ketika fasilitas tersebut beroperasi.

Sorotan DPRD Lebak ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pengelola PDAM dan pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan air bersih, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah Lebak Selatan mendapat penanganan yang berkelanjutan. (Budi Purnama).

Must Read