Caption: Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lebak, Robby Sumantri Jayabaya dan Pembina Poktan Cilimus Mulya Sejahtera, H. Agus R. Wisas, tengah melakukan foto bersama berikut jajarannya usai melaksanakan panen raya melon premium
LENSADIALEKTIKA LEBAK – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lebak, Robby Sumantri Jayabaya, memimpin panen raya melon premium bersama Kelompok Tani (Poktan) Cilimus Mulya Sejahtera di Blok Kedaung, Kampung Ciapus, Desa Prabugantungan, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (20/9/2026).
Panen tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan agrobisnis sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian petani di daerah.
Dua varietas melon unggulan, yakni Rock Melon dan Golden Melon, berhasil dipanen setelah melalui perawatan intensif selama 62 hari. Hasil panen disebut memiliki kualitas premium dengan cita rasa manis dan tekstur renyah.
Robby mengatakan keberhasilan Poktan Cilimus Mulya Sejahtera dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya untuk mengembangkan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi.
“Kadin Lebak berkomitmen untuk hadir dan mendampingi para petani, bukan hanya pada proses produksi atau budidaya saja. Kami juga membantu membuka akses pasar dan bertindak sebagai mitra serap (offtaker) produk lokal agar memiliki nilai jual yang tinggi serta kompetitif,” ujar Robby.
Menurutnya, penguatan sektor pertanian tidak cukup hanya melalui peningkatan produksi. Akses pasar dan kepastian penyerapan hasil menjadi bagian penting agar usaha tani mampu berkembang secara berkelanjutan.
Pembina Poktan Cilimus Mulya Sejahtera, H. Agus R. Wisas, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kadin Lebak terhadap pengembangan budidaya melon premium yang dilakukan para petani.
Kemitraan antara pelaku usaha dan kelompok tani diharapkan dapat mendorong pertanian Lebak naik kelas, dari sekadar produksi komoditas menjadi sektor agrobisnis yang memiliki nilai tambah dan daya saing.
Pengembangan komoditas bernilai jual tinggi tersebut juga dinilai membuka peluang bagi petani lokal untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui pertanian modern. (Budi Purnama).

