HomeBerita UtamaSampah Lebak Capai 600 Ton per Hari, DLH Keluhkan Armada Minim dan...

Sampah Lebak Capai 600 Ton per Hari, DLH Keluhkan Armada Minim dan BBM Membengkak

LENSADIALEKTIKA LEBAK – Persoalan sampah di Kabupaten Lebak semakin memprihatinkan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak mengaku kewalahan menangani volume sampah yang mencapai sekitar 600 ton per hari.

Kepala DLH Lebak, Ivan Suyutifika, mengatakan dari total sampah harian tersebut, hanya sekitar 250 ton yang mampu diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Masih banyak sampah yang dibakar, dipendam, atau dibuang sembarangan,” kata Ivan saat audiensi bersama pengurus Persatuan Wartawan Indonesia, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, keterbatasan armada menjadi kendala utama. Saat ini DLH hanya memiliki 16 dump truck dan dua mobil pick up untuk melayani wilayah Lebak yang luas.

Selain armada minim, DLH juga dibebani lonjakan biaya operasional BBM. Jika sebelumnya pengeluaran BBM sekitar Rp90 juta per bulan, kini meningkat hingga Rp200 juta karena kendaraan sampah harus menggunakan BBM non-subsidi.

Ivan juga menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Banyak sampah dibuang ke trotoar, saluran air, hingga pinggir jalan yang berpotensi memicu banjir.

“Kalau hujan dan sampah masuk drainase, DLH yang sering disalahkan,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat mulai mengelola sampah dari rumah dengan memilah sampah organik dan anorganik guna mengurangi beban TPA. (Budi)

Must Read