HomeDaerahDPUPR Lebak Lanjutkan Penataan Alun-Alun Rangkasbitung, Tambah Toilet dan Area Bermain

DPUPR Lebak Lanjutkan Penataan Alun-Alun Rangkasbitung, Tambah Toilet dan Area Bermain

LENSADIALEKTIKA LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kembali melanjutkan penataan Alun-Alun Rangkasbitung pada 2026. Pekerjaan tersebut dibiayai melalui APBD murni, dengan nilai kontrak Rp 929.903.000.

Pekerjaan tahap ini mencakup penambahan sejumlah fasilitas publik untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Plt Kepala DPUPR Kabupaten Lebak, H. Dade Yan Apriandi, mengatakan pekerjaan yang dibiayai melalui APBD Perubahan 2026 meliputi pembangunan toilet umum, pemasangan paving block, rubber flooring di area bermain anak, serta penataan taman baca.

“Untuk pekerjaan tahap 2026 di Alun-Alun Rangkasbitung, ada beberapa kegiatan yang kita laksanakan,” kata Dade kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).

Selain fasilitas tersebut, DPUPR juga mengerjakan perbaikan planter box, pagar rantai, tugu lampu dari arah Jalan Multatuli, serta penataan taman di depan Setwan dan RSUD.

Penataan lainnya meliputi planter box di seberang Masjid Agung, pagar kawasan tribun, empat pintu masuk atau gate dengan lantai granit bermotif, pylon sign, bollard bola, lampu taman, dan kursi taman.

Menurut Dade, pemasangan paving block pada jalur pedestrian menjadi salah satu bagian penting dalam penataan kawasan agar jalur pejalan kaki lebih rapi dan nyaman digunakan.

“Harapannya, pedestrian menjadi lebih nyaman digunakan masyarakat dan secara keseluruhan kawasan alun-alun terlihat lebih tertata,” ujarnya.

Ia menegaskan, revitalisasi tidak hanya menyasar tampilan fisik, tetapi juga memperkuat fungsi Alun-Alun Rangkasbitung sebagai ruang publik. Fasilitas bermain anak, taman baca, penerangan, hingga area pedestrian disiapkan agar dapat menunjang aktivitas masyarakat.

“Intinya, pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya penataan dan peningkatan fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung agar lebih nyaman, aman dan representatif bagi masyarakat,” pungkasnya. (Budi Purnama).

Must Read