LENSADIALEKTIKA LEBAK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak menggelar operasi pembersihan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang berlokasi di sepanjang Jalan Rangkasbitung-Cikande.
Kepala DLH Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, memimpin langsung aksi bersih-bersih tersebut dengan mengerahkan satu unit excavator dan delapan mobil truk sampah. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dengan sektor swasta untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam operasionalnya, DLH Kabupaten Lebak tidak bekerja sendiri, melainkan menggandeng tiga perusahaan yang beroperasi di wilayah sekitar lokasi TPS liar. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menangani persoalan persampahan yang kerap menjadi masalah krusial di jalur protokol tersebut.
Tiga perusahaan yang terlibat dalam bantuan operasional dan dukungan logistik antara lain:
1. PT Aplus
2. Kwarineser Ageung
3. PT Sumber Daya Multi Karya
Kepala DLH Lebak, Irvan Suyatupika, menyatakan bahwa keterlibatan pihak swasta sangat membantu dalam mempercepat proses pengangkatan sampah yang sudah menumpuk dan sulit dijangkau hanya dengan tenaga manual.
Untuk membongkar tumpukan sampah yang sudah memadati bahu jalan dan area kosong di sisi Jalan Rangkasbitung-Cikande, petugas menggunakan satu unit excavator. Alat berat ini berfungsi untuk mengurai tumpukan sampah agar lebih mudah dimuat ke dalam delapan armada truk sampah yang telah disiagakan.
“Kami menggunakan excavator untuk membongkar tumpukan sampah liar yang cukup besar volumenya. Dengan dukungan delapan truk sampah dan bantuan dari rekan-rekan perusahaan seperti PT Aplus, Kwarineser Ageung, dan PT Sumber Daya Multi Karya, kami optimis area ini bisa kembali bersih,” ungkap Irvan di lokasi kejadian. Jumat (4/09/2026)
Rangkasbitung-Cikande merupakan salah satu arteri penting yang menghubungkan berbagai kecamatan di Kabupaten Lebak. Keberadaan TPS liar di kawasan ini sebelumnya kerap dikeluhkan oleh pengguna jalan karena menimbulkan bau tidak sedap, potensi banjir akibat tersumbatnya drainase, serta mengganggu estetika kawasan.
Dengan dibersihkannya titik-titik sampah liar ini, DLH Lebak berharap dapat mengembalikan fungsi jalan dan lingkungan yang sehat. Pihaknya juga terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memanfaatkan fasilitas pengelolaan sampah yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.(Budi Purnama)

