HomeDaerahPemkab Lebak Tuntaskan Pembangunan Jalan Secara Bertahap, Rp75,5 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur...

Pemkab Lebak Tuntaskan Pembangunan Jalan Secara Bertahap, Rp75,5 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur 2026

LENSADIALEKTIKA, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Lebak Ruhai (Rukun, Unggul, Hegar, Aman, Yakin). Pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp75,5 miliar untuk memperbaiki puluhan ruas jalan kabupaten dan jalan poros desa secara bertahap.

Program tersebut mencakup penanganan 11 ruas jalan kabupaten sepanjang 13,3 kilometer serta 42 ruas jalan poros desa sepanjang 21 kilometer. Dengan demikian, total ruas jalan yang ditangani mencapai sekitar 34,35 kilometer yang tersebar di sejumlah wilayah strategis di Kabupaten Lebak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, H. Dade Yan Apriandi, mengatakan pembangunan dilakukan berdasarkan skala prioritas, terutama pada ruas jalan yang mengalami kerusakan berat dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

“Penanganan jalan dilakukan sedikit demi sedikit, namun bertahap dan terukur. Kami memastikan setiap ruas yang diperbaiki memberikan dampak nyata terhadap mobilitas masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi,” ujar Dade, Rabu (1/7/2026).

Selain peningkatan kualitas permukaan jalan, sejumlah proyek juga mencakup peninggian badan jalan sebagai langkah antisipasi terhadap genangan air saat musim hujan.

Menurut Dade, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kondisi jalan yang semakin baik diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta aktivitas perdagangan dari desa menuju pusat-pusat ekonomi.

“Hal ini sejalan dengan komitmen Bupati Lebak, H. Mochamad Hasbi Asyidi Jayabaya, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan,” katanya.

Meski masih menghadapi tantangan berupa tingginya curah hujan dan beban kendaraan bertonase besar yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan, Pemkab Lebak tetap optimistis dapat menjaga kualitas infrastruktur melalui pemeliharaan rutin dan kolaborasi lintas sektor.

Dade menambahkan, dukungan masyarakat melalui berbagai program, termasuk Gerakan Jumat Bersih, turut menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan.

“Infrastruktur yang baik menjadi fondasi utama terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, sekaligus mampu meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebak,” pungkasnya. (Advertorial).

Must Read