HomeDaerahBelia Hasbi Dampingi DWP Kementerian Ekonomi Kreatif Jelajahi Baduy, Dorong Kolaborasi Budaya...

Belia Hasbi Dampingi DWP Kementerian Ekonomi Kreatif Jelajahi Baduy, Dorong Kolaborasi Budaya dan Ekraf

LENSADIALEKTIKA LEBAK – Kawasan masyarakat adat Baduy di Kabupaten Lebak kembali menjadi perhatian dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya. Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lebak, Belia Hasbi Jayabaya, mendampingi kunjungan kerja Penasihat DWP Kementerian Ekonomi Kreatif bersama jajaran pengurus ke wilayah Baduy, Jumat (31/7/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan adat melalui pengalungan syal tenun Baduy kepada rombongan sebagai bentuk penghormatan. Setelah itu, para tamu diajak melihat secara langsung kehidupan masyarakat Baduy sekaligus meninjau berbagai produk unggulan hasil karya warga, mulai dari kain tenun, tas koja, hingga aneka kerajinan tradisional.

Belia Hasbi Jayabaya menilai kunjungan tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Baduy kepada pemerintah pusat sekaligus memperluas peluang pengembangan ekonomi kreatif yang tetap berpijak pada nilai-nilai adat.

“Melalui kunjungan ini kami berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat dalam mempromosikan budaya Baduy sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tanpa menghilangkan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Senin (3/8/2026).

Sementara itu, Penasihat DWP Kementerian Ekonomi Kreatif, Adinda Yuanita Harsya, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan DWP Kabupaten Lebak dan masyarakat Baduy. Menurutnya, kekayaan budaya Baduy memiliki daya tarik yang kuat dan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif berbasis tradisi.

Ia menegaskan, pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif harus berjalan beriringan agar nilai-nilai adat tetap terjaga, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui produk-produk lokal yang memiliki nilai tambah.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi awal dari sinergi yang lebih luas antara pemerintah daerah, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan masyarakat adat dalam mempromosikan potensi budaya Baduy sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia yang bernilai ekonomi sekaligus layak dilestarikan. (Budi Purnama).

Must Read