LENSADIALEKTIKA LEBAK – Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPK GMNI) Manajemen Universitas Latansa Mashiro (UNILAM) menyoroti larangan organisasi ekstra kampus melakukan promosi dalam pelaksanaan PKKMB UNILAM 2026.
Dalam pemberitahuan panitia, organisasi ekstra kampus dilarang menyebarkan maupun memasang brosur, pamflet, spanduk, baliho, bendera dan atribut sejenis di area kampus. Promosi dalam bentuk apa pun kepada peserta PKKMB juga dilarang.
Ketua DPK GMNI Manajemen UNILAM, Maulana Musyaffa, mengatakan pihaknya memahami kebutuhan panitia menjaga ketertiban dan kondusivitas kegiatan.
Namun, menurutnya, pembatasan aktivitas organisasi mahasiswa harus dilakukan secara proporsional, transparan dan tidak diskriminatif.
“Persoalannya bukan semata-mata mengenai boleh atau tidak boleh memasang banner, bendera, atau atribut organisasi. Persoalan yang lebih fundamental adalah bagaimana kampus memastikan pengaturan terhadap organisasi kemahasiswaan dilakukan secara proporsional, transparan, dan tidak diskriminatif,” kata Maulana, Minggu (6/9/2026).
Ia menilai PKKMB seharusnya menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan kampus, termasuk berbagai organisasi yang dapat menjadi ruang pengembangan intelektual, kepemimpinan dan pengabdian.
GMNI tidak mempersoalkan aturan untuk menjaga ketertiban. Namun, Maulana meminta agar kebijakan tersebut tidak menutup seluruh ruang mahasiswa baru untuk memperoleh informasi mengenai organisasi kemahasiswaan.
“Jangan sampai alasan ketertiban kemudian menjadi pintu untuk menutup seluruh ruang pengenalan organisasi kepada mahasiswa baru,” ujarnya.
Maulana menegaskan GMNI Manajemen terbuka melakukan dialog dengan pihak universitas dan panitia PKKMB untuk mencari mekanisme yang tetap menjaga ketertiban tanpa menghilangkan ruang partisipasi mahasiswa.
“Kami memilih dialog sebagai jalan pertama. Namun, kami juga akan tetap menjalankan fungsi organisasi untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa secara kritis dan konstitusional,” katanya.
DPK GMNI Manajemen berharap PKKMB UNILAM 2026 tetap berlangsung tertib, demokratis dan edukatif serta memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal berbagai wadah organisasi secara objektif. (Budi Purnama).

