LENSADIALEKTIKA LEBAK — Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lebak mencatat realisasi pendapatan daerah yang melampaui target sepanjang 2024–2025. Capaian tersebut berasal dari retribusi pelayanan tempat olahraga serta penyewaan tanah dan bangunan yang dikelola Dispora.
Pada 2024, pendapatan Dispora Lebak terealisasi sebesar Rp232.109.000 atau 110,22 persen dari target. Sementara pada 2025 hingga periode pelaporan, realisasi mencapai Rp227.263.393 atau 107,92 persen. Untuk 2026, target pendapatan ditetapkan sebesar Rp210.580.000.
Kepala Dispora Lebak Oktavianto Arief Ahmad mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif tim melalui peningkatan kualitas layanan, perawatan fasilitas olahraga, serta penataan administrasi retribusi yang lebih tertib dan transparan.
“Capaian ini buah dari kinerja tim yang solid dan fokus pada pelayanan. Pengelolaan sarana olahraga semakin optimal dan diminati masyarakat,” ujar Oktavianto, Selasa (3/3/2026).
Kontributor utama penerimaan berasal dari retribusi pelayanan tempat olahraga, terutama Stadion Uwes Qorny dan GOR Kartanegara/Jayabaya. Pada 2024, retribusi sektor ini mencapai Rp176.869.000 atau 113,86 persen dari target. Adapun pada 2025 terealisasi Rp171.713.393 atau 110,54 persen.
Sementara itu, retribusi penyewaan tanah dan bangunan juga menunjukkan kinerja stabil. Realisasi 2024 tercatat Rp55.240.000 atau 100 persen, dan pada 2025 meningkat menjadi Rp55.550.000 atau 100,56 persen.
Menghadapi 2026, Dispora Lebak menyatakan optimistis target pendapatan dapat tercapai, bahkan berpotensi terlampaui. “Dengan penguatan kinerja tim, pengawasan berkelanjutan, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, kami yakin kontribusi terhadap PAD Kabupaten Lebak akan terus meningkat,” pungkas Oktavianto. (*)

