HomeDaerahDLH Lebak Siapkan Pembangunan TPS3R di Citorek Lewat Program ISDP, Target Mulai...

DLH Lebak Siapkan Pembangunan TPS3R di Citorek Lewat Program ISDP, Target Mulai Dibangun 2028

LENSADIALEKTIKA LEBAk – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak menyiapkan pembangunan fasilitas pengelolaan sampah berbasis kawasan di wilayah Citorek.

Fasilitas yang direncanakan berupa Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) ini akan didanai melalui program Integrated Solid Waste Management Project (ISWMP/ISDP). Kepala DLH Lebak, Irvan Suyatupika, menargetkan tahapan kesiapan program berlangsung pada 2027 dan pembangunan fisik dimulai pada 2028.

Irvan Suyatupika menegaskan bahwa fasilitas yang akan dibangun di Citorek bukanlah Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melainkan TPS3R. Konsep ini dirancang untuk mengurangi timbulan sampah dari sumbernya melalui proses pemilahan, pengurangan, penggunaan kembali, dan pengolahan sebelum residunya dibuang ke tempat pemrosesan akhir.

“Rencana yang dibangun itu TPS3R. Melalui program ISDP, sudah masuk ke rencana,” kata Irvan kepada wartawan, Rabu (20/8/2026).

Keberadaan TPS3R diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah di kawasan Citorek. Dengan adanya fasilitas pengolahan di tingkat lokal, volume sampah yang harus diangkut ke TPA regional dapat ditekan secara signifikan, sehingga lebih ramah lingkungan dan efisien.

Tahapan Persiapan dan Pembangunan
Pemerintah daerah telah memasukkan rencana ini ke dalam perencanaan strategis. Tahapan kesiapan program, termasuk studi kelayakan dan desain teknis, ditargetkan selesai pada tahun 2027. Sementara itu, pelaksanaan pembangunan fisik fasilitas dijadwalkan mulai pada tahun 2028.

“Kesiapan 2027, pembangunan 2028,” ujar Irvan menjelaskan linimasa proyek tersebut.

pengolahan sampah maupun nilai anggaran pembangunan masih menunggu tahapan perencanaan lebih lanjut. DLH Lebak akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan spesifikasi TPS3R sesuai dengan kebutuhan masyarakat Citorek.

Program ISDP (Integrated Solid Waste Management Project) merupakan inisiatif yang didukung oleh lembaga internasional seperti Bank Dunia untuk meningkatkan layanan pengelolaan sampah di pemerintah daerah Indonesia. Program ini bertujuan membangun infrastruktur sampah yang berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja hijau, serta mendukung ekonomi sirkular.

Dengan masuknya Kabupaten Lebak, khususnya kawasan Citorek, ke dalam rencana program ini, diharapkan penanganan sampah di wilayah tersebut dapat berjalan lebih modern, terintegrasi, dan memberikan dampak positif bagi kesehatan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat setempat.(Budi Purnama)

Must Read