HomeDaerahTanamkan Kesadaran Sejak Dini, DLH Lebak dan HIMAGUNA Gencarkan Penyuluhan Pengelolaan Sampah...

Tanamkan Kesadaran Sejak Dini, DLH Lebak dan HIMAGUNA Gencarkan Penyuluhan Pengelolaan Sampah di Kalangan Pelajar

LENSADIALEKTIKA LEBAK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak bersinergi dengan Himpunan Mahasiswa Gunung Kencana (HIMAGUNA) untuk melaksanakan program penyuluhan pengelolaan sampah sejak usia dini.

Langkah strategis ini bertujuan membangun karakter peduli lingkungan pada generasi muda melalui pendekatan edukasi yang interaktif dan mudah dipahami oleh siswa sekolah.
‎
‎Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Lebak, Eric Kusuma, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa geografi menjadi nilai tambah dalam sosialisasi ini karena mereka memiliki pemahaman teknis mengenai dampak lingkungan dan tata ruang.
‎
‎”Kami menggandeng HIMAGUNA karena mereka memiliki kompetensi dan semangat yang tinggi untuk mengedukasi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Dengan bahasa yang lebih dekat dengan pelajar, pesan tentang pentingnya memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dapat tersampaikan dengan lebih efektif,” ujar Eric Kusuma, Jumat (21/8/2026).
‎
‎Eric menambahkan bahwa penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan infrastruktur fisik seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), tetapi juga memerlukan perubahan perilaku masyarakat (behavior change) yang harus ditanamkan sejak bangku sekolah dasar hingga menengah.
‎
‎Pendekatan Praktis dan Menyenangkan
‎Dalam kegiatan penyuluhan tersebut, tim dari DLH dan HIMAGUNA tidak hanya memberikan materi teori, tetapi juga melakukan simulasi praktik pemilahan sampah organik dan anorganik. Para siswa diajak untuk memahami konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui permainan edukatif dan demonstrasi pembuatan kompos sederhana dari sampah dapur.
‎
‎Salah satu perwakilan HIMAGUNA menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat sekaligus penerapan ilmu geografi terkait interaksi manusia dengan lingkungannya. “Kami berharap adik-adik siswa bisa menjadi agen perubahan di rumah masing-masing, mengajak orang tua dan tetangga untuk mulai memilah sampah,” katanya.
‎
‎Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi mahasiswa ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya target Kabupaten Lebak yang bersih dan bebas dari tumpukan sampah liar. DLH Lebak berencana akan memperluas jangkauan penyuluhan serupa ke lebih banyak sekolah di berbagai kecamatan sepanjang tahun 2026.
‎
‎Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat Lebak terhadap isu lingkungan terus meningkat, mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan tata kelola sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. (Budi Purnama).

Must Read