LENSADIALEKTIKA LEBAK – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WIKA Serpan) menghadirkan kampanye kreatif bertajuk “Selfie Challenge: Bendera Merdeka di Gerbang Tol”.
Kegiatan yang berlangsung dari 13 hingga 23 Agustus 2026 ini mengajak para pengguna Jalan Tol Serang–Panimbang untuk turut merayakan semangat kemerdekaan dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan penuh makna melalui momen foto bersama Sang Saka Merah Putih.
Direktur Teknik & Operasi PT WIKA Serang Panimbang, Arso T Anggoro, menjelaskan bahwa kampanye ini bertujuan mendekatkan suasana kemerdekaan dengan aktivitas sehari-hari masyarakat, khususnya para pengendara tol.
“Melalui Selfie Challenge, kami ingin mengajak pengguna jalan untuk ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan dengan cara yang sederhana. Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman positif sekaligus pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat hadir dalam setiap perjalanan,” ujar Arso, Jumat (15/8/2026).
Pengguna jalan yang melintas di Gerbang Tol (GT) Rangkasbitung dapat mengambil bendera Merah Putih kecil yang telah disediakan oleh petugas, lalu mengabadikan momen tersebut dengan berfoto atau berswafoto.
Cara Ikut Serta dan Hadiah Menarik
Untuk mengikuti tantangan ini, peserta diminta untuk:
1. Mengambil foto selfie bersama bendera di area Gerbang Tol Rangkasbitung.
2. Melakukan scan QR Code yang tersedia di lokasi.
3. Mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah foto selfie sesuai mekanisme.
4. Wajib melakukan mention akun Instagram @wikaserpan pada unggahan story.
Sebagai bentuk apresiasi, WIKA Serpan menyediakan hadiah berupa saldo E-Money senilai jutaan rupiah yang akan diberikan kepada pemenang melalui mekanisme undian sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Kampanye ini tidak hanya sekadar perlombaan, melainkan upaya WIKA Serpan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah kesibukan masyarakat. Dengan melibatkan interaksi langsung di gerbang tol, diharapkan semangat gotong royong dan nasionalisme tetap terjaga sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.(Budi Purnama).

