HomeDaerahDinkes Lebak: 926 Warga Alami Gangguan Jiwa

Dinkes Lebak: 926 Warga Alami Gangguan Jiwa

LENSADIALEKTIKA LEBAK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mencatat sebanyak 926 warga mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kepala Dinkes Lebak, Eka Darmana Putra, mengatakan faktor ekonomi menjadi salah satu pemicu dominan, selain persoalan lingkungan, perceraian, hingga masalah asmara.

“Banyak penyebab, mulai dari faktor ekonomi, lingkungan sekitar, sampai bencana sosial seperti perceraian, hingga ditinggal menikah. Ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Eka, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, mayoritas ODGJ berada pada rentang usia produktif 15–59 tahun. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak terhadap keluarga, pekerjaan, dan pembangunan daerah.

Dinkes Lebak melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari pencegahan kesehatan jiwa di sekolah, pemberdayaan kader desa untuk deteksi dini, pemantauan minum obat melalui kunjungan petugas Puskesmas, hingga penyediaan obat dasar.

Untuk kasus berat, Dinkes Lebak berkolaborasi dengan Dinkes Provinsi Banten dalam menghadirkan dokter spesialis jiwa serta melakukan rujukan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Eka mengimbau masyarakat dan keluarga agar tidak mengucilkan ODGJ. Dukungan keluarga dan lingkungan dinilai penting dalam proses pemulihan pasien.

“Gangguan jiwa itu penyakit medis yang bisa diobati dan sembuh terkontrol. Jangan dikucilkan, tapi dampingi,” pungkasnya. (Budi Purnama).

Must Read