HomeDaerahKebijakan Pro Petani, Bupati Lebak Hasbi Jayabaya Digganjar Penghargaan Inovasi Daerah

Kebijakan Pro Petani, Bupati Lebak Hasbi Jayabaya Digganjar Penghargaan Inovasi Daerah

LENSADIALEKTIKA LEBAK – Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya meraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif dalam ajang Ekbispar Award 2026 berkat kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk lahan sawah di bawah 5.000 meter persegi.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (Ekbispar) Banten dalam acara yang digelar di Hotel Aston, Kota Serang, Banten, Jumat (6/3/2026) kemarin.

Kebijakan yang mulai diterapkan sejak Januari 2026 itu dinilai sebagai inovasi daerah yang berdampak langsung bagi petani karena mampu meringankan beban biaya usaha tani sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian.

Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak, Agung Budi Santoso, mengatakan penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap inovasi kebijakan yang digagas Bupati Lebak.

Menurutnya, pembebasan PBB-P2 untuk lahan sawah di bawah 5.000 meter persegi ditetapkan melalui Keputusan Bupati Nomor 970/KEP.437-Bapenda/2025 tertanggal 24 November 2025.

“Kebijakan ini bertujuan untuk mendongkrak produksi pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Agung.

Ia menjelaskan, total luas lahan sawah yang mendapatkan pembebasan pajak mencapai 36.955.416 meter persegi dengan estimasi penurunan penerimaan PBB-P2 sekitar Rp3 miliar.

Meski berpotensi mengurangi pendapatan daerah dari sektor pajak, Agung menilai kebijakan tersebut memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi petani.

Menurutnya, dana yang sebelumnya digunakan untuk membayar pajak dapat dialihkan untuk kebutuhan produksi, seperti pembelian benih, pupuk, dan perawatan tanaman.

“Biaya usaha tani menjadi lebih ringan sehingga petani lebih termotivasi mengelola lahan secara optimal. Ini berpotensi meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga diperkirakan berdampak pada peningkatan pendapatan bersih petani.

“Kebijakan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan ekonomi petani,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan Ekbispar Banten, Susi Kurniawati, berharap penghargaan Ekbispar Award dapat memacu kepala daerah untuk terus menghadirkan inovasi kebijakan yang berdampak bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat kepada kepala daerah dan pihak lain yang mendapatkan penghargaan. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus melakukan terobosan dan inovasi,” ujarnya. (ADV).

Must Read