LENSADIALEKTIKA LEBAK – Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lebak di Pendopo Bupati, Jumat (6/3/2026), tidak hanya diisi kegiatan keagamaan. Momentum tersebut juga dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menegaskan sejumlah isu strategis pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur, ketahanan pangan hingga pengentasan kemiskinan.
Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus mampu menjadi landasan dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan, termasuk dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
Menurutnya, tantangan pembangunan di Kabupaten Lebak masih cukup besar, terutama terkait kondisi infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, dan penguatan sektor pertanian.
“Nilai-nilai Al-Qur’an mengajarkan keadilan, kejujuran, dan kepedulian sosial. Prinsip ini harus menjadi dasar dalam menjalankan amanah pemerintahan, termasuk dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hasbi dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lebak saat ini memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan, penguatan ketahanan pangan, serta penurunan angka kemiskinan sebagai agenda utama pembangunan daerah.
Menurut Hasbi, pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, terutama dalam membuka akses wilayah dan mempercepat distribusi hasil pertanian masyarakat.
Di sektor pertanian, Pemkab Lebak juga mulai menerapkan kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk lahan persawahan milik masyarakat dengan luas di bawah 5.000 meter persegi atau setara setengah hektare.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat meringankan beban petani sekaligus menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas sektor pertanian di daerah.
“Langkah ini bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan dukungan nyata kepada petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Lebak,” katanya.
Selain agenda pembangunan, kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan oleh Ustaz Hasan Kosasih yang mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat.
Peringatan Nuzulul Qur’an tingkat Kabupaten Lebak itu dihadiri Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, unsur Forkopimda, tokoh agama, pimpinan organisasi keagamaan, kepala OPD, serta masyarakat.
Melalui momentum Ramadan tersebut, pemerintah daerah berharap nilai-nilai spiritual dapat berjalan seiring dengan upaya pembangunan daerah yang lebih berkeadilan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(ADV).

