LENSADIALEKTIKA LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak menyepakati pembentukan Forum Opini Kolektif Untuk Solusi (FOKUS) sebagai agenda dialog rutin antara mahasiswa dan Bupati Lebak, menyusul aksi ratusan mahasiswa di depan Kantor Pemkab Lebak, Senin (2/3/2026).
Forum FOKUS akan menjadi ruang pertemuan berkala yang diformalkan untuk membahas berbagai persoalan strategis daerah, sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan mahasiswa dalam kerangka partisipasi publik.
Kesepakatan tersebut dicapai setelah perwakilan mahasiswa menyampaikan aspirasi serta kritik terhadap sejumlah isu tata kelola pemerintahan. Pemerintah daerah merespons dengan membuka ruang dialog yang terstruktur agar masukan mahasiswa dapat disampaikan secara langsung dan ditindaklanjuti secara institusional.
Pembentukan forum ini dinilai sebagai langkah konkret Pemkab Lebak dalam memperkuat prinsip transparansi, akuntabilitas, serta mekanisme check and balances di tingkat lokal.
Ketua HMI Kabupaten Lebak, Hanan Al Jihad, mengapresiasi kesepakatan tersebut dan menyebut forum dialog sebagai langkah positif dalam memperkuat demokrasi daerah.
“Forum ini menjadi ruang komunikasi yang diharapkan mampu mendorong perbaikan kebijakan dan tata kelola pemerintahan di Lebak,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Pemkab Lebak menegaskan FOKUS tidak akan bersifat seremonial, melainkan difungsikan sebagai wadah penyampaian aspirasi, evaluasi kebijakan, serta perumusan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti oleh perangkat daerah sesuai kewenangan masing-masing.
Forum ini akan melibatkan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus, di antaranya HMI Cabang Lebak, GMNI Cabang Lebak, PC PMII Lebak, KUMALA, serta HMI MPO Cabang Lebak.
Pemerintah Kabupaten Lebak berharap forum dialog ini dapat berjalan secara konsisten dan produktif, serta menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang terbuka dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Dengan disepakatinya FOKUS, Pemkab Lebak menegaskan komitmen untuk terus membuka ruang partisipasi publik, sekaligus membangun kemitraan strategis dengan mahasiswa dalam mendorong pembangunan daerah yang transparan dan berkelanjutan di Kabupaten Lebak. (Budi Purnama).

