Lensadialektika Lebak – Wakil Ketua PCNU Kabupaten Lebak, Ahdi Dzikri menegaskan bahwa santri dari pondok pesantren yang ada di Lebak bukan feodalisme. Hal ini disampaikan pada momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke 57 di Alun-alun Rangkasbitung. Rabu (22/10/2025).
”Saya tegaskan bahwa santri itu bukan feodalisme tapi pengabdian, yang intinya pengabdian kepada guru untuk mendapatkan berkah ilmu manfaat untuk dunia dan akhirat,” tegas Ahdi.
Ahdi yang merupakan Ketua Panitia Pelaksana kegiatan HSN ini menyampaikan harapan kedepannya, jika santri baik dari salafi maupun modern agar tetap patuh terhadap guru dan kakak seniornya.
Menurutnya, menanggapi viralnya murid yang diduga kerap berseteru dengan guru di beberapa media sosial karena miskomunikasi. Tentu, hal ini ia harapkan, santri akan bersikap bijak dan lebih mengedepankan kepada pengabdian.
”Alhamdulillah untuk santri di Kabupaten Lebak, masih mengabdi. Baik, kepada gurunya maupun seniornya,” ungkapnya.
Sedangkan mengenai pelaksanaan HSN saat ini kata Ahdi, kegiatan di Tahun 2025, Alhamdulillah diikuti oleh 3000 lebih para santri dari berbagai ponpes di Lebak.
“Alhamdulillah kegiatannya berjalan khidmat dan lancar. Semoga kedepannya, bisa lebih gebyar. Kegiatan makan bersama nasi liwet ini, merupakan salah satu kemandirian yang terus diterapkan agar dimana santri ini dapat mengingat arti sebuah kebersamaan untuk keberkahan bersama,” pungkasnya. (bin)

