HomeLebak‎Sayur Segar Hasil Pertanian Warga Binaan Lapas Rangkasbitung Jadi Trand Penjualan Terlaris...

‎Sayur Segar Hasil Pertanian Warga Binaan Lapas Rangkasbitung Jadi Trand Penjualan Terlaris di Momen CFD

‎Lensadialektika Lebak – Sayur segar hasil pertanian Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung, menjadi trand penjualan terlaris di momentum Car Free Day (CFD).

‎Selain sayuran segar, hasil karya lain dari Warga Binaan yang dijajakan di momen CFD ini, turut sukses juga menarik minat warga Rangkasbitung untuk membeli berbagai prodak yang dijual di halaman Lapas Rangkasbitung, atau tepatnya di kawasan Alun-alun Rangkasbitung.

‎Dari beragam produk unggulan yang dijajakan. Salah satunya, mulai dari sayuran segar hasil panen Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) serta produk Pasthika, seperti kerajinan kayu.

‎Aci warga Rangkasbitung, mengatakan bahwa prodak sayuran segar hasil warga binaan ini, sangatlah fresh dan kondisinya segar secara alami. Bahkan, untuk membelinya, harus berdesakan demi mendapatkannya.

‎”Sebelumnya dari kejauhan saya melihat banyak ibu-ibu yang berkerumun di depan Lapas Rangkasbitung. Karena penasaran, sehingga kami langsung menuju ke area keramaian tersebut,” kata Aci di Alun-alun Rangkasbitung. Minggu (19/10/2025).

‎Setelah tepat di lokasi kerumunan, kata Aci, ternyata banyak sayur segar dan berbagai prodak hasil Warga Binaan yang dijual dan tertata rapi saat dijajakan oleh petugas lapas.

‎”Karena melihat sayurannya segar. Ya, kita sama rekan-rekan akhirnya membeli beberapa sayuran untuk di konsumsi. Saat memilih, juga harus siapa cepat dia dapat,” ungkap Aci seraya memberikan senyuman tipis.

‎Sementara Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Muarif Khakim, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah promosi hasil pembinaan. ‎

‎“Kami ingin menunjukkan bahwa hasil karya warga binaan memiliki nilai jual dan kualitas yang baik. Dengan kegiatan ini, masyarakat bisa melihat langsung hasil nyata dari program pembinaan kemandirian di Lapas Rangkasbitung,” kata Muarif melalui siaran persnya.

‎Melalui keikutsertaan di CFD Rangkasbitung, Lapas Rangkasbitung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap hasil karya warga binaan.

‎Terlebih, kegiatan ini menjadi upaya Lapas Rangkasbitung dalam memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian kepada masyarakat luas sekaligus mendukung program pemberdayaan ekonomi kreatif WBP.

‎Produk-produk yang dipamerkan mendapat apresiasi positif dari pengunjung CFD, yang antusias membeli sayuran segar serta karya kerajinan buatan tangan warga binaan. (bin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read